Wednesday, January 31, 2007

Sustainable Entrepeneur Angkatan 20

Berakhir sudah workshop sustainable entrepreneur yang ke-20 pada hari ahad kemaren. Materi terakhir adalah “implementasi bisnis : membentuk jaringan bisnis & membuat rumus diri” yang dipandu oleh pak panca dan cak fud yang merupakan mentor sustainable entrepeneur, dimana pada saat itu dua orang mentor berhalangan hadir yaitu pak isma’il dan pak faishol karena sibuk pameran property di AJBS yang baru diresmikan menteri negara perumahan rakyat (bapak yusuf asy’ari) jum’at malam lalu.

Nah ini dia para pesertanya, waduh sayang ya gak ada fotonya hehe…

1. Achmad Wahyudi
2. Ahmad Wafiqul Arof
3. Arif Prasetyo Aji4. Asnawi Saleh
5. Chamdi Wardana
6. Dessy Rachmawati
7. Dwi Joko Prasetyo
8. I Nyoman Purnaya
9. Ismana
10. Muhammad Fasih
11. Sigit Arie Wibowo
12. Suryadi Atmaja
13. Sultoni
14. Tonni Chandra
15. Yoppi Ari W.

Pertemuan terakhir ini diawali dengan studium general dari materi sebelumnya kemudian dilanjutkan dengan sharing dan juga praktek tentang bagaimana membentuk jaringan bisnis dan membuat rumusan diri. Kemudian diakhiri dengan tanggapan dari para mentor dan sekaligus pemilihan lurahnya angkatan 20 dari workshop ini. Setelah dilakukan pemilihan terhadap tiga kandidat yaitu purnaya, asnawi dan arif p.a. maka terpilihlah arif p.a (alias saya sendiri) menjadi lurahnya sustainable entrepreneur angkatan 20 ini. Berikutnya kami akan bersama-sama bertemu di dalam jaringan bisnis di Surabaya yaitu SEC (Surabaya Entrepreneur Club).

catatan pinggir :

pak faishol adalah pelaku bisnis property yang cukup besar di Surabaya, dia mampu menjual suatu hunian yang diberi label “Gresik Regency” dengan konsep hunian di tengah kota dan sudah habis terjual lunas sebelum bangunannya berdiri.

Saturday, January 27, 2007

Bisnis : jangan sekedar ngGELINDING, gunakan MARKETing (bagian 2)

BISNIS = MAKETing (4 hukum utama)

MARKETing
Sebagaimana tersebut di atas, terdapat empat hukum utama dalam bisnis dan yang menduduki urutan pertama adalah market. Apapun konsep bisnis yang akan kita terapkan perlu dipertimbangkan terlebih dahulu dari sudut pandang market, sehingga ber-empati dengan market merupakan suatu keharusan. Kita harus bisa memandang market secara kreatif, karena semakin kreatif kita, maka akan semakin terbuka kesempatan untuk menarik, mempertahankan dan mengembangkan market.

Oleh karena itu, jangan memandang market secara sama rata. Sadarilah bahwa selalu ada segmen-segmen atau bahkan ceruk-ceruk pasar yang berbeda-beda. Biasanya kita memiliki sumber daya yang terbatas. Maka dari itu kita harus bisa memilih segmen pasar atau ceruk pasar yang sesuai dengan sumber daya yang kita miliki.

Dilihat dari dimensi waktu, maka terdapat tiga jenis market, yaitu : market MASA LALU, market MASA KINI dan market MASA DEPAN. Market masa kini bisa memiliki kebutuhan, keinginan dan harapan yang berbeda dibandingkan dengan market masa lalu. Demikian pula dengan market masa depan juga bisa sama sekali berbeda dibandingkan dengan market masa kini.

Kunci kesuksesan masa lalu belum tentu atau bahkan bisa sama sekali tidak relevan untuk menghadapi pasar masa kini, apalagi untuk menghadapi pasar masa depan. Mengingat situasi dan kondisi pasar dari waktu ke waktu yang mengalami pergeseran maka melakukan identifikasi terhadap market secara periodik adalah mutlak.

MARKeting
Supaya mendapat respon dari market yang memadai, maka setiap produk atau jasa yang kita tawarkan harus memiliki MARK = TANDA / JATI DIRI / POSITIONING. Dimana ”mark” yang kita buat sebaiknya memiliki perbedaan (differentiation) dibandingkan dengan pesaing dan bernilai di mata pelanggan. Dan ”mark” yang telah ditetapkan ini harus diikuti oleh kebijakan elemen-elemen pemasaran yang konsisten (marketing mix : product-price-place-promotion). Jika ”mark” tersebut diikuti oleh kebijakan elemen-elemen pemasaran yang konsisten, maka akan membentuk MEREK / BRAND yang kuat.

mARkeTing
Sebagaimana kita ketahui bahwa kondisi pasar saat ini sangat dinamis. Untuk bisa bertahan dan berkembang dengan baik maka perusahaan harus memiliki ART = SENI supaya kita tetap bisa kreatif dan inovatif. Rumus sedeerhana yang bisa dipakai sebagai acuan supaya kita memiliki ART adalah ATM = Amati + Tiru + Modifikasi. Dan untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, maka gunakan rumus lanjutan (ATM) kuadrat = Amati & Alami + Tiru & Tekuni + Modifikasi & Marketing.. Untuk memperkaya ide, jangan sekedar mengamati produk / usaha sejenis saja, tetapi amati produk / usaha lain yang tidak sejenis.

MArketiNg
Jika kita sudah memahami ”market”, merumuskan ”mark” yang bernilai, memiliki ”art”, maka giliran eksekusi khususnya selling, service, process harus melibatkan sdm (man power).

Thursday, January 25, 2007

Bisnis : jangan sekedar ngGELINDING, gunakan MARKETing (bagian 1)

Pertemuan ketiga workshop ”sustainable entrepeneur” kemaren menghadirkan pak sonni, seorang ”pegulat” di bidang marketing yang sudah sangat berpengalaman dalam dunianya. Tema yang diangkat dalam pertemuan kali ini adalah seperti yang tertera dalam judul tulisan ini ”Bisnis : jangan sekedar ngGELINDING, gunakan MARKETing”. Tujuannya adalah untuk memberikan sharing agar pelaku bisnis bisa bertahan lama dan tidak melupakan apa yang namanya marketing. Karena seberapapun usaha yang kita lakukan untuk membangun bisnis, sementara kita mengabaikan marketing sebagai ujung tombaknya, maka bisa jadi bisnis kita tidak akan mampu bertahan lama. Berikut ini adalah sharing dari pak sonni yang akan saya sampaikan dalam dua bagian (supaya enak bacanya saja...), semoga membawa pencerahan bagi pelaku bisnis di seluruh nusantara.

BISNIS yang bernilai (berkesinambungan)

Dalam dunia bisnis, kalau kita hanya bermodalkan tekad saja maka akan menjadi mimpi BURUK (nightmare). Kenapa mimpi buruk, karena hanya menonjolkan keberanian semata tanpa memperhatikan konsep-konsep yang menuntun langkahnya dalam menggapai tujuannya. Bisa diibaratkan seperti orang yang baru belajar mengendarai mobil, dia tidak tahu bagaimana caranya berpindah gigi, berbelok dan sebagainya terus kemudian mengemudikan itu mobil, apa yang terjadi, anda tahu jawabannya, pasti akan tidak punya arah.

Dan begitupun sebaliknya dengan orang yang hanya mengandalkan konsep saja maka akan menjadi mimpi DOANK (no action dream only). Sama analoginya dengan orang yang baru belajar mengemudikan mobil tadi, dia banyak tahu bagaimana caranya mengemudikan mobil baik dari membaca maupun dari pengalaman orang lain tetapi tidak berani mengemudikan mobil tersebut, sampai kapanpun ya mobil itu tidak dapat berjalan. Lha wong tidak berani mengemudikan ya khan.

Untuk menjadikan bisnis kita bisa bernilai berkesinambungan (sustainable), maka kita harus memadukan antara TEKAD dan KONSEP tersebut supaya kita dapat mencapai sukses yang kita inginkan atau dalam bahasa yang lain adalah ”mimpi yang menjadi keNYATAan (dreams comes true)”. TEKAD merupakan bagian penting dari sumber daya manusia dimana kesuksesan seseorang sangat terkait dengan sebesar apa dia memiliki keberanian untuk melakukan sesuatu yang akhirnya mengantarkan dia menjadi orang yang berubah dari posisi awalnya. Sedangkan KONSEP dalam dunia bisnis bisa diartikan sebagai desain bisnis/pemasaran yang solid yang menggunakan seluruh potensi yang kita miliki dan peluang yang dapat kita ambil disekitar kita. Nah ketika kita bisa memadukan dua hal ini maka impian bukan hanya sekedar khayalan tetapi akan menjadi keNYATAan.

Kita bisa melihat bagaimana Bill Gates mengimpikan bahwa personal computer akan tersedia di rumah setiap orang. Dan untuk merealisasikan mimpinya tersebut, ia drop out dari studinya dan memilih menekuni microsoftnya. Ia berhasil. Kini, ia salah satu orang terkaya di dunia.

Begitupun halnya dengan Michael Dell juga punya impian yang menakjubkan untuk mengalahkan perusahaan komputer raksasa IBM. Ia juga berhasil menjadi orang pertama yang memasarkan komputer pribadi dengan strategi direct marketing. Usahanya yang dirintis tahun 1984 berhasil, penjualan Dell Computer laris manis. Bahkan Dell dalam usia 34 tahun berhasil menjadi salah satu orang terkaya di Amerika Serikat.

Contoh lainnya adalah Jeff Bezos yang memiliki keinginan menjadi pengusaha sukses di dunia e-commerce, perdagangan melalui internet. Meski baru tahun 1995 saat usianya 30 tahun, ia nyemplung ke dunia maya dengan mendirikan amazon.com. Situs tersebut melejit menjadi situs paling banyak dikunjungi orang untuk mendapatkan informasi atau membeli buku-buku bermutu dari seluruh dunia. Mimpinya terwujud, ia pun tercatat sebagai miliarder di negeri Paman Sam itu.

Eksistensi BISNIS

Jika kita telah memiliki tekad untuk memulai usaha atau mungkin usaha kita sudah berjalan, maka untuk memproduksi barang (MAKING) atau menyediakan suatu jasa adalah modal awal. Namun demikian kita harus tetap waspada jangan sampai langkah berikutnya hanya sekedar ”nggelinding”. Jika demikian, besar kemungkinan kita akan tersungkur dalam medan peperangan bisnis yang semakin sengit (hyper competition).
Langkah berikutnya yang harus kita lakukan adalah mendesain (DESIGNING) konsep bisnis / konsep pemasaran yang solid. Point penting pada saat mendesain konsep bisnis adalah pemahaman / empati terhadap market. Produk / jasa beserta atribut-atribut yang kita tawarkan harus bernilai di mata konsumen.

Supaya bisnis kita bisa bertahan dalam jangka panjang, maka tetapkan tujuan yang lebih dalam / lebih bermakna (MEANING), yaitu tujuan yang memberikan sesuatu yang istimewa / unik dan lebih menegaskan tanggung jawab. Menetapkan tujuan yang lebih dalam berarti bukan sekedar menguntungkan / mementingkan diri sendiri, tetapi secara terus menerus memikirkan kepentingan konsumen dan juga kepentingan karyawan (three main stakeholders).
Selanjutnya sampai pada tingkatan tertentu juga harus memikirkan kepentingan masyarakat yang lebih luas (total stakeholders). Memikirkan tujuan / makna yang paling tinggi, inilah yang disebut dengan ULTIMATE MEANING.
Catatan Pinggir :
Pak sonni, merupakan leading partner ”PracticalMARKETing” yang memberikan layanan konsultasi, komunikasi pemasaran, pendidikan pemasaran dan layanan pendukung terkait. Saat ini juga tercatat sebagai pioneer & Adjunct Consultant MarkPlus & Co milik Hermawan Kertajaya. Penulis buku marketing : “51 Topik Pemasaran Praktis Indonesia”, “Problem Pemasaran & Solusinya”, “52 Topik Pemasaran Praktis Indonesia” yang semuanya diterbitkan oleh Elex Media Komputindo.

Pegulat adalah pelaku & bergulat di bidang marketing, pak sonni lebih suka disebut seperti ini daripada pakar dsb.

Monday, January 22, 2007

“Excellent Services” ala “depot ICHA”


Ketika kita melintasi jalan yang menghubungkan jalan arif rahman hakim menuju ke arah galaxi mall, di sisi kanan & kiri jalan tersebut akan banyak kita temui pedagang kaki lima yang hampir memenuhi sepanjang trotoar jalan tersebut. Nah, di sisi barat jalan tersebut kita akan mendapati salah satu warung kaki lima yang oleh si empunya diberi nama ”depot ICHA” yang menjual aneka ikan goreng, bebek goreng dan juga udang saus.

Saya masih teringat kapan warung ini berdiri dan dimana saja tempatnya. Awalnya warung ini berada di jalan arif rahman hakim tepatnya di depan kantor kopertis. Kalau tidak salah sekitar tahun 2000-an ketika saya masih aktif belajar beladiri ”thifan po khan aliran tsufuk” di pelataran SD Negeri depan Kampus ITATS Surabaya, warung ini memulai aktifitasnya dan pada saat itu hanya menjual ikan goreng saja (belum ada bebek goreng, ayam goreng, cumi & udang saus). Pada saat itu kondisinya masih sepi sekali dan penjual disitu juga belum terlalu banyak.

Kemudian seiring dengan berjalannya waktu warung ini sedikit bergeser ke sisi timur tetapi masih tetap di jalan arif rahman hakim, dimana masih dengan menu yang sama, juga mulai ada penjual lainnya di sisi kanan & kirinya. Setelah jalan kembar menuju ke arah galaxi tersebut rampung, depot ICHA ini berpindah ke tempat tersebut sampai saat ini dan sekarang jangan ditanya berapa warung kaki lima yang ada disisi kanan & kiri jalan tersebut, ramai sekali dan kalau mau dikelola dengan baik mungkin bisa seperti pusat kya-kya kembang jepun.

Di sisi yang lain mungkin saya bisa dikatakan menjadi saksi hidup dari perjalanan depot ICHA ini dalam menjalankan usahanya. Betapa tidak, lha wong saya sering sekali ke warungnya sejak masih kuliah dulu. Saking seringnya kami menjadi akrab sekali bahkan seperti saudara, disamping juga kebetulan kami sama-sama berasal dari Lamongan he..he..Yang saya suka dengan depot ICHA ini adalah disamping makanannya yang menurut saya ada sisi khasnya juga bagaimana dia melayani pelanggannya dengan penuh keikhlasan dan tanpa membedakan antara pelanggan yang satu dengan yang lainnya. Nah saya ingin menyampaikan sesuatu yang semoga dapat kita ambil sebagai pelajaran dari perjalanan depot ICHA ini.

Sekali NIAT tidak ada kata MUNDUR

Kalau sudah memulai untuk bisnis maka tidak ada kata untuk mundur lagi, tinggal yang kita atur adalah bagaimana manajemen kita dalam menjalani bisnis itu baik pada saat krisis maupun saat kondisi baik. Pemilik depot ICHA ini sebelumnya memeng sudah berpengalaman di bidang yang sama tapi di tempat yang berbeda yaitu di daerah Garut Jawa Barat dan dia pengin membuka keberuntungan dengan membuka di daerah baru yang belum dikenalnya yaitu Surabaya. Dia pengin dekat dengan kota kelahirannya supaya bisa pulang dengan mudah dan murah, katanya.

Pada awal buka usahanya ini saya sering mendapati dia sering tidur-tiduran karena memang pelanggannya belum begitu banyak mungkin diantaranya ya saya dan teman-teman usai latihan beladiri tersebut dan itupun nggak tiap hari, ya maklum lah lha wong masih mahasiswa, untuk makan ikan goreng khan butuh kocek yang agak lumayan pada saat itu..he..he. Disamping juga karena masih membuka pasar di lingkungan yang baru, sehingga banyak orang yang belum mengenal daerah ini.

Meskipun kondisinya seperti itu, dia mampu melaluinya dengan baik dan sampai akhirnya sekarang memiliki pelanggan yang cukup banyak, dan jangan ditanya berapa hasil dari usahanya ini tiap bulannya, yang jelas lebih banyak dari hasil orang kantoran seperti saya ini he..he. Jadi, seperti yang pak roni sering bilang, kita harus melakukan siklus dream-strategi-action secara terus menerus untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.

PerLUAS usaha, Mengapa tidak..?

Mungkin pemilik depot ICHA sudah belajar dari pengalamannya selama ini sehingga mencoba keberuntungan dengan menambah menu masakannya yaitu bebek goreng, ayam goreng, cumi & udang sambal dan cumi & udang saus. Yang menurut saya dari segi rasa tidak mengecewakan terbukti dengan pernyataan teman-temannya istri yang sering dibawakan bebek/ayam goreng ketika masih dm dulu di RSUD dr. Soetomo, yang katanya koq enak ya..lain dari biasanya.

Untuk melakukan usahanya sekarang dia dibantu oleh beberapa karyawan, dimana hal ini dulu hanya dilakukannya sendiri dan hanya beberapa saat dibantu istrinya. Sekarang hampir tidak pernah istrinya membantu kecuali hanya saat-saat tertentu saja, katanya sih supaya bisa mendampingi anaknya (waduh mulia sekali keinginan bapak...).

Menurut hemat saya perluasan usaha itu perlu dilakukan baik itu menambah menu seperti yang dilakukan depot ICHA ataupun membuka cabang baru. Hal ini dilakukan untuk menciptakan tantangan baru dan juga mengatasi kejenuhan setelah sekian lama bergelut dengan sesuatu yang sama, disamping juga untuk menambah income, betul khan ?

Excellent Services
Yang menjadikan depot ICHA berbeda dengan yang lainnya selain pelayanannya yang relatif cepat adalah kebiasaannya untuk senantiasa tersenyum dan mesti ada komunikasi dengan pelanggannya baik dengan pertanyaan ”apa kabar” ”koq lama gak kesini mas” ’kabar istrinya gimana mas” dst. Dan ini dilakukannya dengan tanpa membedakan baik kepada pelanggan lama maupun orang yang baru ke tempatnya dan tidak terkesan dibuat-buat.

Sejak awal berdirinya sampai sekarang, itu dilakukannya secara konsisten seolah sebagai SOP yang harus dijalaninya dan itu menular juga ke karyawannya yang sudah lama ikut membantunya. Dan untuk melakukan ini dia tidak perlu berguru kepada ahli marketing sekelas Hermawan Kertajaya misalnya atau pelatihan kepribadian di John Robert Power yang kantornya bersebelahan dengan kantor saya itu.

Menurut saya ini adalah sesuatu yang alami dimana spiritnya adalah keikhlasan dan keinginan untuk senantiasa berbuat baik kepada sesama, sebagaimana perkataan ulama yang berbunyi ”sebaik-baik manusia adalah yang dapat memberi manfaat bagi yang lain”.Yang pada akhirnya menjadi magnet bagi setiap orang yang bertemu dengannya untuk senantiasa bertemu lagi..bertemu lagi dan ingin bertemu lagi. Sehingga orang yang makan di warungnya disamping tertarik dengan menu masakannya juga merindukan sentuhan yang dilakukan oleh pemilik depot ICHA tadi.
Jadi, para customer service dan pelaku bisnis mau belajar dari depot ICHA ?


Catatan Pinggir :

ICHA adalah nama anak pertama dari pemilik depot ICHA yang menjadi spirit bisnisnya. Sekarang sudah mulai tumbuh besar seiring besarnya bisnis yang dijalani orang tuanya. Teriring do’a semoga menjadi anak yang sholihah dan menjadi pebisnis wanita seperti mbak Nadia (
BundainBiz), mbak roes (TDA) dll.

Thifan Po Khan aliran Tsufuk adalah beladiri kungfu yang dikemabangkan oleh muslim china dan sudah disesuaikan dengan ajaran islam. Salam untuk rekan sekalian yang masih aktif mengembangkan bela diri ini.

Friday, January 19, 2007

Selamat tahun Baru 1428 H


Ketika aku dilahirkan ke dunia Aku MenangisSementara semua orang tertawa (bahagia)
Dan aku ingin ketika mati nanti Aku tertawa (bahagia)sementara semua orang menangis
(Imam Syafi'i)

Wednesday, January 10, 2007

1001 Cara Menjadi Entrepreneur


Cerita 1Di Bantul ada seorang penjual mie & nasi goreng yang terletak di daerah yang dari kaca mata marketing “tidak strategis”. Iya memang dia berjualan di desanya sendiri yang akses masuknya agak susah alias hanya jalan tanah. Dia sebenarnya adalah seorang staf di salah satu lembaga pemerintahan dan juga mengadu keberuntungan yang lain dengan berjualan mie & nasi goreng. Jauh sebelum kenal dengan teori ”irresistible sensational offer” yang digemborkan para sesepuh tda, bapak ini sudah mempraktekkan teori marketing yang sangat sederhana tapi cespleng.

Beda dengan penjual mie & nasi goreng kebanyakan, warung mbah mo (disebut gitu aja ya) melakukan praktek marketing dengan cara sering tampil di radio, meskipun hanya kirim ”salam”. Aktifitas kirim salam untuk dirinya sendiri atau untuk istrinya, terkadang juga dari istrinya untuk keluarganya dll, adalah rutinitas marketing yang dikerjakannya dan diakhir pasti ada peryataan tentang warung mie & nasi goreng mbah mo tadi. Misalnya : ”Salam untuk neng wati, tadi malam enak ya pertemuan di warung mbah mo, bisa makan nasi goreng yang uenak tenan,” trus misalnya juga ”salam dari mas basuki, Mbah Mo terima kasih ya teman-teman saya puas atas makan malam di tempatnya mbah mo”....dll yang semuanya dilakukan mbah mo sendiri...luar biasa.

Kemudian tak lupa juga menyebar brosur yang sampai dilakukan ke tengah kota. Dan anda pengin tahu berita selanjutnya...konon warung mbah mo ini menjadi terkenal bahkan sampai pejabat & artis pernah ke tempatnya untuk mencicipi mie & nasi goreng racikannya. Dari menteri juga presiden pernah makan di tempatnya dan bahkan ada yang langgana sertiap ke jogya pasti mampir ke tempatnya yang sebenarnya letaknya jauh dan susah dijangkau. Padahal dari segi rasa sebenarnya juga standard saja koq, tidak jauh berbeda dengan yang lain. Dan sekarang dia memiliki karyawan termasuk orang tuanya sendiri menjadi karyawannya. Kalo bekerja ya di gaji dan yang lainnya tetap dia berbakti sebagai anak. Ini semua terjadi berawal dari mimpinya bahwa dia ingin setiap orang datang ke warungnya, tidak peduli dia rakyat biasa, artis, pejabat maupun presiden. Nah loh yang mau jadi enterpreneur, sudahkah punya impian yang real, sehingga Allah tidak keliru untuk mengabulkannya....

Cerita 2
Ketika saya ada pekerjaan kantor, untuk koordinasi renovasi kantor reps bojonegoro tahun lalu, saya tergelitik dengan warung bakso yang ada di seberang jalan kantor reps yang saya kunjungi tadi, tepat di pojok perempatan, dekat lampu merah. Ada tulisan menyolok di list plank nya ” Bakso Ora Patek Enak”. Namanya memang seperti itu, tapi kalau anda kesana jangan ditanya berapa orang yang makan bakso di tempat ini, ramai sekali dan memang lumayan enak lho baksonya, promosi dikit khan gak papa ya... Nah ini pula yang diceritakan oleh Cak Fud dan Pak Panca kepada saya beberapa hari yang lalu. Dan konon juga telah dimuat di majalah wirausaha & keuangan. Terbukti bahwa nama itu penting untuk menciptakan Branding, Gimana mau buat juga ”Soto Gak Patek Enak” he..he..

Selanjutnya...?
Dua cerita itulah yang mengawali diskusi yang disampaikan oleh Cak Fud (nama lengkapnya abdullah mahfud), seorang pengusaha supplier chemical untuk industri besar asal surabaya. Dan ternyta Cak Fud ini adalah orang yang sering saya temui ketika saya masih tinggal di perumahan galaksi bumi permai (araya), salah satu kawasan perumahan elit di surabaya Kami sama-sama sering sholat jama’ah di masjid arroyan yang berada di kompleks perumahan tersebut dan juga sama-sama sebagai imam pengganti ketika imam tetapnya (pak Luqman Baswedan, pengusaha jual beli otomotif dan pak Zubaidi, Pembantu Dekan I FTK ITS) berhalangan hadir. Saya baru tahu kalau beliau adalah seorang pengusaha dan juga secara ikhlash menjadi mentor bagi pengusaha pemula seperti saya ini.

Cak Fud mengingatkan bahwa kita harus punya impian yang spesifik yang merupakan gambaran masa depan yang akan kita capai. Pendek kata dia menyampaikan kita harus jadi BOSS bagi diri kita sendiri. Karena boss itu selalu benar, boss itu lebih kaya dan boss itu banyak liburnya. Kalau menurut saya ada benarnya juga pernyataan ini karena yang namanya boss itu punya segalanya baik kekayaan, jabatan dan yang lebih menarik lagi dia bisa mengatur hidupnya dengan sebaik-baiknya.

Dan yang lebih penting adalah seluruh hidup kita harus berorientasi akhirat maka insyaallah dunia akan melayani kita. Ingat kisah Soichiro Honda, sang pendiri kerajaan bisnis otomotif ”Honda” yang industri dan pasarnya mendunia itu..? Kita mungkin membayangkan kalau dia hidup glamour tetapi yang kita lihat justru sebaliknya, dia hidup sangat sederhana dengan satu rumah dan tidak mewariskan hartanya kepada anak-anaknya. Dan dia pernah mengatakan ”orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. tapi tidak melihat 99 % kegagalan saya. jadi, ketika anda mengalami kegagalan, maka mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru.” Pribadi yang luar biasa pikir saya... Jadi kalau kita mau anggap mudah maka insyaallah akan mudah juga, jadi mau pilih mana...?

Dan kemudian beliau menyampaikan sesuatu yang sangat penting untuk direnungkan bagi para pengusaha/calon pengusaha, diantaranya :

Seorang pengusaha itu harus memiliki kecerdasan finansial
Pandai itu tidak menjamin sukses
Orang sukses adalah orang yang mengalami kegagalan lebih banyak daripada orang lain
Orang sukses adalah orang yang sebanyak-banyaknya memanfaatkan orang pandai
Sukses itu ada harganya
Pengusaha itu...malas kerja tapi cerdas berfikir

Thursday, January 04, 2007

Mu’jizat Allah, Siapa Sangka..?

Tadi malam saya baru saja menjenguk sahabat saya yang istrinya baru melahirkan anak keduanya siang kemaren di RSUD dr. Soetomo Surabaya. Sebenarnya tidak ada rencana untuk menjenguknya mengingat kami akan bertemu tadi malam itu dalam agenda taklim rutin. Tapi tiba-tiba ada sms yang mengabarkan bahwa sahabat saya ini tidak bisa hadir dalam pertemuan kami karena menjaga anaknya yang baru lahir di RSUD dr. Soetomo. Saya sempat kaget, sebagai sahabat dekatnya saya merasa tidak pernah diberitahu soal kehamilan istrinya. Termasuk semua orang yang dikabari hal ini juga sangat kaget bahkan ada yang tidak percaya sehingga perlu mengklarifikasi ke yang empunya informasi dan juga yang empunya jabang bayi ini. Betapa tidak, selama ini dia tidak pernah menceritakan kondisi istrinya yang hamil tetapi senantiasa meminta dido’akan supaya istrinya segera diberi kesembuhan atas penyakit kanker payudara yang sudah lama dideritanya.

Sejak di vonis bahwa istrinya mengidap kanker payudara pada September 2005 yang lalu, dia begitu terpukul dengan kondisi yang dialaminya sampai kemudian sejak itu sebenarnya dia tidak lagi menggauli istrinya karena kondisi istrinya yang memang tidak memungkinkan. Dengan penuh ketabahan dia berusaha untuk melakukan terapi istrinya baik dengan alternative herba maupun secara medis. Dan selama ini sudah menjalani kemo terapi selama lima kali dan yang terakhir adalah waktu ramadhan kemaren.

Sebenarnya ini berawal saat iedul fitri yang lalu, dia sangat kaget melihat kondisi istrinya yang perutnya membesar dan mengeras. Kemudian dia mengajak istrinya tersebut untuk konsultasi ke dokter spesialis bedah yang selama ini menjadi langgganan konsultasi & terapinya.. Tidak tahu kenapa kemudian sang dokter ini hanya meraba perutnya dan kemudian memvonis bahwa kankernya sudah menjalar ke lever, dengan tanpa melalui USG ataupun rongten. Nah ini pula yang menjadikan dia terpukul, tetapi meskipun demikian sahabat saya yang satu ini memiliki ketabahan yang luar biasa disamping istrinya yang memang sangat penyabar/pendiam dan cenderung tidak mau merepotkan orang lain termasuk suaminya. Jadi sejak saat itu sampai proses kelahirannya kemaren pasangan suami istri yang telah dikaruniai satu anak sebelumnya ini beserta keluarganya bahkan orang dekatnya tidak pernah curiga bahwa istri sahabat saya ini sedang hamil.

Sampailah kemudian kepada proses kelahiran sang bayi yang luar biasa itu terjadi kemaren. Setelah sholat shubuh yang dilakukan secara berjama’ah dan dilanjutkan dengan dzikir alma’tsurat di mushola keluarga yang sudah diwakafkan tersebut, sang istri merasa perutnya sakit sekali. Kemudian sang istri berkata kepada suaminya, ”Bi, koq kayaknya kondisiku ini seperti saat menjelang kelahiran fitrah dulu ya..?” (fitrah, adalah nama anak pertamanya), dan suaminya menjawab ”ah ndak mungkin, paling ya karena sakitmu itu...” Kemudian sang istri ini ke kamar mandi untuk BAB dan betapa kagetnya setelah keluar BAB yang cuman sedikit itu, kemudian dilanjutkan dengan keluarnya kepala sang jabang bayi. Dan gemparlah seisi rumah dan bahkan para tetangganya yang kaget bukan kepalang melihat proses kelahiran sang bayi tadi yang tidak pernah diduga sebelumnya.

Dan akhirnya lahirlah bayi tersebut di kamar mandi dengan berat 1.7 kg yang kata bidan tetangga rumah yang membantu proses kelahirannya, bayi ini cukup sehat. Dan sekarang sedang proses perawatan di ruang inkubasi RSUD dr. Soetomo. Malam itu kami semua saling berpandangan seolah tidak percaya dengan kejadian yang baru saja dialami oleh sahabat saya ini, setelah mendengar cerita yang cukup mengharukan dan juga mengejutkan ini. Subhanallah...

Tetapi memeng mu’jizat Allah tidak ada yang kuasa untuk menolaknya. Yang sering kami dengan dari sahabat saya ini, bahwa dia ingin menunda dulu untuk mepunyai anak lagi meskipun si fitrah terus memintanya untuk diberikan adik setiap dia melihat bayi/anak kecil di televisi, karena kondisi istrinya yang belum memungkinkan. Tetapi rahasia Allah yang akhirnya mengantarkan kebahagiaan kepada pasangan ini, dan selesai melahirkan kemaren kondisi istrinya mulai membaik dimana payudara yang selama ini keras karena penyakitnya itu menjadi lunak dan semoga juga bisa segera mengeluarkan ASI untuk sang jabang bayi yang baru lahir.

Sampai pagi tadi saya merenung dalam hati dan sempat bergumam, subhanallah, betapa Allah akan menguji hamba-Nya yang memang siap untuk memikulnya, dan Allah pasti sekali-kali tidak akan memberikan ujian kepada hamba-Nya yang memang tidak siap memikulnya. Dan ujian adalah cara Allah untuk meningkatkan derajat hamba-Nya, tidak hanya derajat di dunia tetapi yang lebih penting adalah derajat di sisi Allah SWT. Hal ini juga mengingatkan kepada saya bahwa di setiap musibah pasti ada hikmah bisa kita ambil dan kita jadikan pelajaran di kemudian hari untuk memperbaiki ikhtiar & tawakal kita kepada Allah SWT.

hasbunallah wa nikmal wakil
nikmal maula wa nikma nashir
”dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar. dan dia menciptakan jin dari nyala api tanpa asap. maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”
(ar rahman : 14-16)

Tuesday, January 02, 2007

Do'a dan Tanggap(an) dari Sahabat TDA

"lagi ngecor pakai ready mix"
"pekerjaan erection (galvanize)"

Berikut ini saya sampaikan do’a dan tanggapan dari sahabat & mentor saya di milis TDA atas tulisan saya sebelum ini dan juga foto-foto rekan kami yang sedang menyelesaikan proyek pembangunan tower di Aceh tahun lalu. Semoga membawa inspirasi bagi kita semua.

Pak Arifaji, Saya seneng membaca email anda. Very2 Inspiring.....Memang diluar sana banyak hal yang sering tidak masuk akal bagi kita2 yang jadi tdb.Seperti kemarin ketika 10 hari saya pulang kampung di Wonosobo dan Banjarnegara, di pelosok2 desa saya bermain dengan teman lama saya, yang sejak lama memanas-manasin saya agar secepatnya 'lulus'. Saya diajak mengunjungi milliarder2 kampung dari bisnis yang sebenernya sangat gampang menueurt saya, hanya butuh NIAT dan ISTIQAMAH.Pangsa pasar yang melimpah... fokus saya pada kunjungan kemarin di kampung adalah baru seputar usaha penggemukan sapi.Di 2 peternakan yang saya kunjungi, saya sungguh terpana, karena di desa yang biaya hidup 1 keluarga tidak sampai 10ribu sehari ada peternak sapi yang income-nya mencapai 50juta sebulan...

Hadi Kuntoro

Alhamdulillah Pak..Selamat!!satu lagi contoh nyata..bahwa Allah membantu setiap niat yang baik..dan, Rezeki sudah ada Yang mengatur ;-)dan yang bikin saya suka nyesel kalo telat baca TDA biasanya email2 yg kayak gini ini...yg bikin semangat dan insyaAllah belajar iklas dan pasrah....;-)/

nadia

Dear Pak Arifaji,Luar biasa pak...selamat atas keberhasilannya.Semoga membawa inspirasi ke teman2 lainnya juga khususnya saya untuk meraihkeberhasilan2 di 2007.Selamat Tahun Baru.Salam,

Iim