Tuesday, August 21, 2007

Sabar dan Harap

Kemarin, saya baru saja bertemu dengan Ustadz Ahmad Arqom. Beliau adalah guru dan sekaligus sahabat saya yang sangat bersahaja, disamping beliau juga merupakan trainer di LMT Trustcho Surabaya. Ustadz Ahmad begitu biasanya kami memanggilnya juga merupakan salah seorang yang istimewa di hati saya karena beliau adalah ustadz yang berkenan menyampaikan khutbah nikah di pernikahan saya dulu di Masjid Muhammad Cheng Hoo.
Dalam kesempatan ini beliau menyampaikan materi kajiannya dengan tema ”Sabar dan Harap”, yang saya ceritakan berikut ini.
Tiba-tiba kita mungkin mengalami problem semangat untuk maju, karena tiba-tiba kita kehilangan motivasi untuk bekerja dan berusaha. Ini biasa terjadi dalam perjalanan hidup, tidak hanya pada orang-orang biasa seperti kita, manusia-manusia luar biasa seperti para Nabi dan Rasul juga mengalami hal serupa.
Pada salah satu tahap kehidupan kita, memang beban persoalan kehidupan yang harus kita pikul tiba-tiba melebihi daya pikul kita. Ini terjadi karena kapasitas kepribadian kita secara spiritual-emosional dan intelektual, tidak kita upgrade sehingga memungkinkan untuk itu.
Disamping itu, watak dan kebiasaan manusia yang cenderung tidak menyadari kesalahan mendasarnya dalam bersikap, Ia lebih menyalahkan factor-faktor diluar dirinya daripada mengarahkan perhatiannya pada sudah menurunnya kualitas kepribadiannya.
Saya berusaha untuk selalu membiasakan, melihat dan menakar kapasitas kepribadian saya, jika tiba-tiba menghadapi beban persoalan hidup yang begitu banyak dan berat. Dan, kapasitas kepribadian itu paling tidak meliputi kapasitas keyakinan, kapasitas keluletan-kesabaran dan kapasitas harapan.
Kapasitas Keyakinan
Dalam kehidupan kita, keyakinan pada kemutlakan kekuasaan-Nya, memiliki fungsi untuk :
  • Memberi kejelasan pandangan, yang tidak kepada mata lahir kita tetapi kepada mata batin kita, sehingga kita memilih untuk tetap mencoba dan berusaha.
  • Memberi kekuatan kepada kita untuk terus bekerja, berusaha dan berjuang walaupun segalanya dianggap tidak mungkin.
Kapasitas Kesabaran-Keuletan
Harus disadari bahwa keyakinan saja tidaklah cukup, sebab masalah-masalah dalam hidup kita itu mendera dalam rentang waktu yang tidak singkat. Instrumen kepribadian lain yang dibutuhkan kemudian adalah : kesabaran-keuletan-kegigihan-kepercayaan diri dan optimisme.
Kalau keyakinan itu memberi manfaat kepada kita untuk memilih tetap dan terus berusaha, maka kesabaran-keuletan-kegigihan-kepercayaan diri dan optimisme memberi kita daya tahan untuk terus melakukan itu.
Kapasitas Harapan
Keyakinan membuat kita mengetahui dan menyadari kemutlakan kekuasaan-Nya atas apapun di alam semesta ini termasuk didalamnya adalah sebab-sebab. Ia juga memberi rasa percaya diri kepada kita untuk menaati perintah-Nya karena kepastian janji-Nya.
Adapun kesabaran-keuletan-kegigihan-kepercayaan diri dan optimisme memberi kita usia berjuang yang lebih lama untuk terus mencoba.
Nah, adapun harapan akan memberi kita sebanyak seribu alasan untuk tetap terus berjuang.

Catatan Penting :
Ucapan terima kasih kepada para mitra annida islamic kids wear di seluruh indonesia, semoga kebersamaan kita ini akan memberikan manfaat yang besar dan mendatangkan barokah dan ridho dari Allah SWT. Amiin. Teriring salam kepada Ibu Endah (Lmg), Ibu Dienastaty dan Ibu Pipit (Sby), Ibu Atik Kuswadi (Jayapura), Pak Adi Prayitno-Ar Rahman Distro (Jaktim), Ibu Aditya Maharani (Sangatta), Ibu Fauza (Medan), Ibu Ulfa (Bogor), Bapak Siswaya (Bekasi), Ibu Imelda (Padang) dan seterusnya.......
Selamat & Barokallah atas terselengaranya kegiatan BeSmart oleh Uswah Student Center di Auditorium Indosat, ahad 19 agustus 2007, trimakasih atas kehadiran bapak Dr.Ir. Daniel M. Rosyid (ketua dewan pendidikan prop. jatim), bapak Ahmad Afandi (wakil walikota sby), bapak dari diknas kota sby, mas marendra darwis (penulis & penggiat pelajar berprestasi) dan mas salim a. fillah (penulis muda) juga kepada Indosat selaku sponsor utama dan seluruh pihak yang berperan. Semoga mampu menghadirkan wajah pelajar indonesia yang punya prestasi internasional dan berakhaqul karimah. amiin....

Post a Comment