Thursday, January 17, 2008

Banyak IDE menuju SUKSES

Ide itu datangnya darimana ? Jatuh dari langit ? Dapat wangsit di bawah pohon beringin ? Atau bertapa di puncak Gunung Merapi bersama Mbah Marijan ? he..he…
Nah berikut adalah sebagian fenomena bagaimana ide itu didapatkan dan bekerja untuk menghasilkan sebuah karya. Dan ada orang yang pernah bilang : “Ide seringkali muncul tatkala kita melakukan sesuatu”
IDE dari Fenomena Alam
Issacc Newton yang menemukan teori gravitasi hanya karena sebuah apel yang jatuh ketika ia sedang duduk dibawah pohon apel. Padahal berapa banyak orang yang sudah melihat bahkan kejatuhan buah apel sebelum Newton. Nyatanya mereka tidak bisa memanfaatkan hal tersebut sebagimana Newton.
Dalam buku bertajuk asli Isaac Newton karya James Gleick, diceritakan bahwa kejadian jatuhnya buah apel mengilhami Newton untuk menemukan hukum yang kemudian terkenal dengan nama "Hukum Gaya Berat (Gravitasi) Newton (1687)".
Selain teori gravitasi, Newton juga mewariskan kepada kita konsep tentang spektrum cahaya. Ia juga tercatat sebagai penemu teleskop refleksi. Begitu pula dengan hukum geraknya yang mampu menjelaskan banyak hal mengenai orbit benda-benda angkasa, termasuk bumi kita.
"Aku tidak tahu bagaimana dunia memandang diriku," katanya sebelum meninggal, "tetapi aku sendiri memandang diriku seperti seorang bocah yang bemain pasir di pantai, asyik mencari batuan halus serta kerang-kerang cantik, sementara lautan kebenaran mahaluas tak terjamah olehku"
IDE dari Fenomena Masyarakat
Penulis kenamaan Amerika Serikat, Ernest Hemingway (1899-1961) yang pernah memperoleh Nobel, adalah salah satu tipe orang yang cerdas dalam mengolah sebuah fenomena atau peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat.
Dia merenungkan suatu fenomena dan menganalisa peristiwa tersebut, kemudian dituangkan dalam salah satu karya masterpiece-nya yang berjudul “The Old Man and The Sea”. Novel yang menceritakan tentang nelayan tua miskin itu tercipta lantaran kesenangannya berburu dan menankap ikan.
Dalam kesempatan lain, seorang ahli psikologi islam, H. Fuad Anshori mengatakan :
”Perjalanan saya ke berbagai pulau menyebabkan saya menemukan banyak permasalahan yang menarik untuk diangkat menjadi buku”
BT-pun bisa menghasilkan KARYA
Seorang penulis yang pernah dimiliki bangsa ini, Pramoedya Ananta Toer pernah keluar masuk penjara dan mendekam puluhan tahun di Pulau Buru lantaran berbeda ideologi dengan rezim orde baru.
Tentulah beliau mengalami perasaan BT dalam penjara yang pengap selama puluhan tahun. Tapi anehnya, dalam kondisikehidupan yang tidak bebas dan perasaan tertekan itu beliau tidak mengalami mati kreatifitas.
Justru, ketika dalam penjara inilah, Pramoedya Ananta Toer menghasilkan karya tetralogi yang terkenal itu : Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah dan Rumah Kaca. Karya-karya tersebut diterbitkan berulang kali dan terus diburu oleh pembaca hingga saat ini.
Begitupula yang pernah dialami oleh Alexander Solzentyn, sastrawan Rusia yang dipenjara dengan kerja paksa dan diusir ke luar negeri oleh penguasa Stalin. Tetapi dalam pengusiran itu Solzentyn tetap menulis, sampai akhirnya ia dianugerahi hadiah Nobel Sastra dari panitia Nobel di Stockholm-Swedia.
Dari ”ketidakpuasan” menjadi BISNIS BARU
Virgin Atlantic Airways, adalah salah sebuah perusahaan penerbangan terkemuka yang menjadi pesaing British Airways yang didirikan Richard Branson. Tahukah anda bahwa perusahaan tersebut didirikan hanya karena pendirinya terlantar penerbangannya pada saat dia sedang berlibur di Beef Island (gugusan Virgin Islands) ?
Daripada membiarkan dirinya frustasi seperti wisatawan lainnya, dia tidak mau kehilangan waktu sedikitpun dan memikirkan solusi yang akhirnya menghasilkan bisnis baru bernilai jutaan dolar.
Dia bertanya kepada drinya ”Bagaimana saya mendapatkan solusi, bahkan mendapatkan uang dari peristiwa seperti ini ? Aha ! Sewa saja sebuah pesawat untuk menerbangkan dirinya dan istrinya serta ratusan penumpang lain yang terlantar itu.
Jadi, Branson tidak kehilangan waktunya dan ia hanya membutuhkan $2.000 untuk menyewa sebuah pesawat. Akhirnya ia berfikir cepat dengan membagi $2.000 dengan jumlah tempat duduk di dalam pesawat. Kemudian ia membuat tulisan di papan tulis, ”Virgin Airways : $39 sekali penerbangan ke Puerto Rico”
Ia berjalan diseputar bandara dan dalam beberapa menit ia telah berhasil menjual semua tempat duduk yang ada. Branson tidak hanya menemukan solusi untuk dirinya dan istrinya untuk kembali ke ibukota, tetapi ia juga telah menemukan cara membuat orang lain membiayai perjalanan wisata mereka.
Nah, mau bisnis apa lagi......?

Catatan Penting :
Mengambil pelajaran dari beberapa catatan dalam buku : jangan takut menulis (ahmadi sofyan), master your mind design your destiny (adam khoo), Isaac Newton (James Gleick)
Ingat, besok menjalankan puasa sunah hari Tasu’ah (9 muharram 1429 / 18 januari 2008) dan hari Asyura (10 muharram 1429 / 19 januari 2008)
Nah, ini ada promo menarik dari busanaFAIRUZ (rok cantik untuk wanita), klik saja di : busanafairuz.blogspot.com
Post a Comment