Tuesday, February 19, 2008

SUKSES ITU BIKIN “PEDE”

”Sukses itu membuat kita percaya diri............”
LOWONGAN untuk menjadi pengusaha, saya kira sampai kapan pun masih terbuka luas, tidak terbatas. Artinya, kapan saja, sekarang atau besok, kita bisa saja menjadi pengusaha. Bahkan, kalau kita ingin cepat menjadi pengusaha, bisa juga kita lakukan hari ini.
Seperti yang disampaikan Cak Mahfud pada kesempatan yang lalu, misalnya cukup kita datang ke notaris, buat CV atau PT, maka jadilah kita pengusaha sekaligus direktur di perusahaan kita sendiri. Dan, tak perlu ada upacara pengangkatan segala, sebab siapa lagi yang mengangkat kita kalau bukan kita sendiri. Bahkan ada teman saya yang menulis di kartu namanya sebagai ”Direktur CV......” hanya untuk menambah rasa percaya dirinya, dan dengan ini dia juga banyak mendapat pekerjaan alias ada transaksi.
Namun, coba saja kalau kita bekerja pada perusahaan milik orang lain, maka untuk bisa menjadi direktur membutuhkan waktu sangat lama. Ini pun masih sangat tergantung pada keputusan atasan kita. Padahal menurut saya, untuk menjadi pengusaha sekaligus direktur, tidak harus membutuhkan pengalaman kerja. Karena, pada dasarnya, lowongan kita untuk menjadi pengusaha itu tidak terbatas.
Maka, semestinya kita harus “jadi” dulu. Itu setidaknya, dengan kita sudah menjadi direktur di perusahaan kita sendiri, merupakan langkah awal memulai bisnis. Dan ternyata membuat bisnis itu lebih mudah daripada kita mencari pekerjaan. Sehingga, dari “sukses” itulah menjadikan diri kita tumbuh rasa percaya diri. Dan, setelah kita percaya diri, maka kita akan bisa melakukan sesuatu.
Banyak contoh di masyarakat, bahwa seseorang mendapatkan jabatan, baik itu di pemerintahan ataupun swasta, padahal dia tidak punya pengalaman sebelumnya. Dan ternyata, dia bisa juga melaksanakan pekerjaan itu dengan baik. Artinya, kepercayaan diri atau “pede” kita bertambah saat kita dapat kesuksesan.
Meski, katakanlah bisnis yang kita dirikan itu hanya meraih sukses-sukses kecil. Namun, itu bukanlah suatu masalah. Justru, hal ini akan membuat kita lebih termotivasi untuk bisa meraih sukses bisnis yang lebih besar.
Saya kira, kita memang sebaiknya jangan mengabaikan sukses-sukses kecil itu. Percayalah, bahwa sesungguhnya dari sukses-sukses kecil itu akan menjadi kesuksesan yang luar biasa pada bisnis kita dimasa depan.
Atau pernah saya dengar dalam istilah manajemen sering disebut dengan ”Moment Of Greatness”, yaitu kesuksesan yang diraih dari imajinasi ”sukses kecil” yang pernah diraih di masa lalu dan memberikan titik balik ketika sukses itu diraih. Pasti setiap kita punya masa ”titik balik” kesuksesan dalam alur kehidupan kita.
Mari kita berfantasi dengan kejayaan masa lalu kita, misalnya kapan kita pertama kali bisa membaca atau menghitung dan apa yang kita rasakan saat itu. Saat moment bahagia ketika naik kelas dengan nilai bagus, kapan itu dan apa yang kita rasakan, apa yang diucapkan oleh orang tua pada kita, dst.
Kapan kita mengalami moment indah tatkala bersama pasangan hidup kita, dimana terjadinya, apa yang kita rasakan dan apa kata-kata pertama kali yang meluncur dari bibir pasangan hidup kita yang kita cintai itu. Juga kapan kita mulai bisnis dan bisa menikmati keuntungan saat kita melakukan transaksi pertama kalinya.
Memang, bagi kita yang terbiasa berpikir linier, pasti akan mengatakan, bahwa ”percaya diri dulu baru kita sukses”. Kalau kita setuju dengan pendapat, ”percaya diri dulu baru seseorang meraih sukses”, lantas kapan kita bisa menjadi pengusaha ?

Post a Comment