Tuesday, July 22, 2008

Makna Syukur Itu…….!

Tadi malam adalah pengalaman yang dahsyat yang pernah saya alami selama ini. Pertama, kesempatan bertemu dengan korban lumpur lapindo yang mengalami musibah. Kedua, bertemu dengan sosok yang bersahaja sebut saja K.H. Adib yang sudah kelihatan berumur dengan guratan di wajahnya tapi tetap bersahaja di tengah musibah yang melilitnya. Ketiga, acara dilangsungkan secara sederhana di jalan tol yang sekarang sudah ditutup sejak lumpur lapindo meluluhlantahkannya.
K.H. Adib didapuk memimpin do’a sebanyak dua kali, dan disetiap do’anya senantiasa disisipkan tausiah yang sangat menggugah jiwa.
Beliau memaknai syukur dengan mengatakan bahwa syukur itu wajib kita lakukan dalam setiap nafas kehidupan kita. Disamping bermakna untuk mensyukuri atas nikmat/rizqi yang telah dikaruniakan Allah SWT kepada kita semua. Syukur kita panjatkan juga bermakna untuk minta tambah nikmat/rizqi kepada Allah SWT.
“Sesungguhnya jikia kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat” (QS. Ibrahim : 7)
Jadi, kalau kita menginginkan nikmat/rizqi yang terus bertamabah maka kita harus bersyukur setiap saat. Dan itu hendaknya kita refleksikan dalam keseharian kita, diantaranya seperti bunyi syair yang dinyanyikan oleh Raihan : “dimulakan dengan bismillah, diakhiri dengan alhamdulillah”.
Dan setiap do’a yang kita panjatkan hendaknya diawali dengan bacaan Surat Al Fatihah, karena didalamnya ada salah satu kalimat yang secara khusus minta pertolongan kepada Allah SWT.
“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan” (QS. Al Fatihah : 5)
Semoga kita senantiasa dijadikan sebagai hamba yang selalu bersyukur kepada-Nya. Amiin.
Catatan penting :
Alhamdulillah ahad kemarin bertemu dengan sang guru spiritual & entrepreneurship, KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) di
Surabaya dalam rangka seminar dengan tema “Manajemen Berbasis Spiritual”. Tunggu ulasannya yah…..

Post a Comment